KIT Batang pastikan 13 perusahaan tanamkan investasi Rp6,8 triliun admin, Juli 9, 2023 Ya, hingga Oktober 2023 ini sudah kami pastikan ada 13 tenant baik dari pembangunan ekonomi modal asing maupun PMDN yang digunakan dimaksud sudah melakukan perjanjian berinvestasi pada tempat Kawasan Industri Terpadu Batang. Jika ditotal ada sekitar Rp6,8 triliun Batang – PT Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, menjamin sudah ada 13 tenant dari penanaman modal modal asing juga penyetoran modal dalam negeri (PMDN) berinvestasi di dalam area kawasan itu senilai Rp6,8 triliun. Corporate Communications Manager PT Kawasan Industri Terpadu Batang Tanya Liwail Chamdy di dalam area Batang, Kamis, mengatakan, 13 tenant hal itu sudah melakukan perjanjian pemanfaatan tanah industri dalam Kawasan Industri Terpadu Batang. "Ya, hingga Oktober 2023 ini sudah kami pastikan ada 13 tenant baik dari penyetoran modal asing maupun PMDN yang digunakan hal tersebut sudah melakukan perjanjian berinvestasi di dalam area Kawasan Industri Terpadu Batang. Jika ditotal ada sekitar Rp6,8 triliun," katanya. Menurut dia, 13 perusahaan yang tersebut disebut antara lain PT KCC Glas dari Korea Selatan, PT Yih Quan Footwear dari Taiwan, PT Wavin dari Belanda, PT Rumah Keramik Indonesia, PT Jayamas Medica, PT Unipack Plasindo, PT Medica Indonesia, kemudian PT Samator. Adapun, dari 13 perusahaan tersebut, kata dia, sudah ada 6 perusahaan yang tersebut sudah membangun proyek bangunan yaitu KCC Glass, PT Yih Quan Footwear, PT Rumah Keramik Indonesia, PT Jayamas Medika, PT Unipack Plasindo, lalu Medika. "Kemudian, 4 perusahaan yang sudah mulai perekrutan tenaga kerja yaitu PT Yih Quan Footwear, PT Rumah Keramik Indonesia, PT KCC Glass, dan juga juga PT Wavin. Adapun perusahaan yang tersebut dimaksud akan melakukan perekrutan padat karya adalah PT Yih Quan yang digunakan hal tersebut diperkirakan merekrut sekitar 12 ribu orang ," katanya. Corporate Communications Manager PT Kawasan Industri Terpadu Batang Tanya Liwail Chamdy Media Relation Izzatul Umma. (ANTARA/Kutnadi) Ia yang mana hal tersebut didampingi Media Relation Izzatul Umma mengatakan pada fase pertama, PT Kawasan Industri Terpadu Batang sudah menyediakan lahan sekitar 450 hektare untuk penyelenggaraan kawasan industri. "Kami menargetkan pada 2024 perusahaan hal hal tersebut sudah mulai beroperasi. Kami memperkirakan mulai Maret 2024, PT Yih Quan Footwear sudah mulai beroperasi," katanya. Bisnis berinvestasi lebih Rp6 triliunKIT Batang